Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa dan bagaimana Aktivis Kampus ?

 


Tidak sedikit dari kalangan mahasiswa masih kurang memahami apa dan bagaimana hingga seperti apa itu aktivis kampus? Meskipun label aktivis kampus acap kali terstigmakan buruk semisal hanya jago bicara namun minim tindakan,saat dikelas ketika perkuliahan berlangsung jarang masuk lebih memilih aktif di luar atau nyaman di sekretariat dengan alasan banyak agenda,program kerja,hingga harus turun kejalan menyuarakan idealisme atas nama ketidak adilan.

Apa dibenak kita saat mengetahui seseorang dikampus dikenal sebagai sosok yang aktif dibanyak kegiatan internal dan eksternal kampus,kemudian menjadi pemimpin di depan langsung atau dibelakang layar dalam setiap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perguruan tinggi dan masyarakat? Apakah salut? Apakah segan? Ataukah langsung menstempel sosoknya buruk?.




Kebutuhan mendasar manusia adalah ingin diakui,dihargai,dipandang dari dalam maupun luar diri,maka untuk mencapai itu ada banyak proses yang harus dilalui dan itu beraneka ragam bentuk maupun cara ada yang terus memproses dirinya dengan kuat bahan bacaan lalu berpegang teguh prinsip hingga berani menyuarakan dengan lantang atas apa yang sudah diperoleh dari bahan bacaannya,ada pula yang harus pontang-panting mengikuti tahapan,mekanisme ikut organisasi internal dan eksternal walhasil akan berbeda dari kebanyakan mahasiswa pada umumnya,terlebih jika menjabat di organisasi yang di ikuti bukan sekedar jabatan kaleng-kaleng dalam artikata mengetahui betul harus mendapatkan posisi strategis dalam organisasi maupun kegiatan.

Lalu apakah suatu keharusan menjadi aktivis kampus?

Secara naluri jika memahami ketika sudah berganti status dari siswa ke Maha menjadi Mahasiswa memang kritis terhadap apa yang dilihat,dialami,dipelajari,seperti persoalan lingkungan,politik,ekonomi,budaya,dan itu semua ada disekitar mahasiswa. Dari itu akan muncul kepekaan terhadap pola atau gejala-gejala yang akan timbul dari level lingkungan hingga negara. Kenyataannya Mahasiswa yang sudah mengambil jalan sebagai aktivis kampus akan bereaksi dan menjadi suatu keharusan meskipun akan jarang mandi atau jarang pulang kerumah karena turun kejalan mandi keringat yap berdemonstrasi dengan tujuan menolak kebijakan atau dirasa adanya ketidakadilan alias tak pro rakyat. Walaupun tak sedikit pulang demo bingung atau jika boleh dikatakan hanya jadi alat oleh segelintir seniornya.





Apa ciri seorang aktivis kampus?

Dalam hal ini secara corak pemikiran seorang mahasiswa yang menjadi aktivis kampus sudah tentu jago teori,berapi-api dalam menyapaikan pendapatnya,ketika orasi sangat bersemangat seakan sangat menghayati peran sebagai oratur ulung,terlebih jika memang kampusnya ada relasi yang nuansanya teramat sarat politik,itu sudah satu gerbong atau bahasanya cocok nyetel banget. Ada juga yang memang dilatih tidak hanya jago teori secara konsep namun sangat memahmi nadi dan urat hingga mampu meringsek masuk ke wilayah-wilayah strategis untuk bisa membuat simpul-simpul gerakan agar tercapai tujuan atau kegelisahan yang menumpuk di otak dan hatinya,walaupun yah memang aktivis kampus secara akademik sangat jarang yang bisa lulus kuliah tepat waktu dengan hasil yang sangat baik sesuai harapan orang tuanya.


Apa yang diperjuangkan seorang aktivis kampus?

Untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut memang harus memahami label aktivis kampus sangat berkaitan dengan organisasi yang di ikutinya,maka nantinya akan bertemu perbedaan aktivis,organisatoris,fungsionaris,dari ketiga itu dalam satu kemasan memang pernah mengenyam materi secara dasar Kepemimpinan,Organisasi,Manajemen, dan Administrasi (KOMA). Walaupun nantinya akan terlihat akan menjadi apa?secara tujuan akan memperjuangan apa?hingga ingin mendapatkan apa?

Karena memang dalam organisasi mengenai tata cara pengelolaanya sangat tidak mungkin hanya bertumpu pada sistem manajemen yang disepakati kemudian diterapkan. Sudah tentu ada pengaruh dari tiap-tiap individu serta sifat yang mempimpin entah pemimpinya seorang pemikir,visioner,berkarakter,cerdas,terampil,berani serta bertanggung jawab bahkan menjadi idaman plus banyak fans yah sangat dinantikan kehadiranya.tetapi itu juga belum cukup dengan memiliki pemimpin yang cakap dalam menata manajemen organisasinya dengan ciamik alias canggih, karena apa? Jika tidak memiliki culture organisasi yang kuat dan maju dengan maksud dari budaya organisasi serta suasananya mengharuskan berorentasi untuk kemajuan demi masa depan organisasinya.

Perlu diketahui aktivis dengan organisasinya seperti halnya ikan dengan air,dalam arti meskipun banyak aktif di beberapa organisasi yah memang faktanya saling menguntungkan.dan memang seorang aktivis mempunyai spektrum yang jangkauanya luas,lebar,sangat sukar dikendalikan atau digeneralisir,dan seorang aktivis secara sikap bisa menjadi idealis atau realistis pragmatis,atau menjadi opurtunis.

Yang diperjuangan seorang aktivis sebetulnya menarik,seorang aktivis sebagai penggagas,perintis, dan penggerak perubahan,dapat dikatakan sebagai agent of changes. Sejatinya seorang aktivis sudah selayaknya memiliki idealisme tanpa harus meninggalkan jembatan realitas kehidupannya,dan harus mampu berpikir dan bersikap proposionalitas antara kebutuhan sendiri dan kepentingan masyarakat.

Apa saja yang dipelajari seorang aktivis kampus?

Seperti dikatakan di awal ada banyak tahapan yang memang harus tergopoh-gopoh untuk menjadi seorang aktivis untuk itu ada beberapa hal yang dirasa perlu diketahui mengenai hal ini diantaranya ;

TINGKAT DASAR:

A.     Sejarah Organisasi Pelajar/Kemahasiswaan

B.      . Pengantar Leadership

C.      . Kemandirian & Kepeloporan

D.     . Motivator & Dinamisator

E.      . Kreativitas

F.      . Pengetahuan Organisasi

G.     . Dasar Dasar Manajemen

H.     . Kesekretariatan

I.        . Teknik Pembuatan Proposal & Pertanggungjawaban

J.        . Schedulling

K.     . Komunikasi

L.      . Public Speaking

M.    . Memimpin Diskusi & Rapat

N.     . Problem Solving

O.     . Mengerti Kedudukan & Peranserta Pelajar/Kemahasiswaan dalam Pembangunan

 

 

TINGKAT MENENGAH:

A.     Sejarah Organisasi Pelajar/Kemahasiswaan

B.      . Dinamisator & Motivator

C.      . Kemandirian & Kepeloporan

D.     . Kreativitas

E.      . Manajemen Sumber Daya

F.      . Planning

G.     . Controlling

H.     . Manajemen Personalia

I.        . Sistem Pengembangan Organisasi

J.        . Kesekretariatan

K.     . Budgeting & Dasar Manajemen Akuntansi

L.      . Problem Solving

M.    . Pembuatan Konsep

N.     . Network Planning Analysis

O.     . Penguasaan Massa

P.      . Negosiasi

Q.     . Memimpin & Mengarahkan Sidang

R.      . Mengerti Peranserta Pelajar/Kemahasiswaan dalam Pembangunan

Namun hal diatas lain organisasi lain pula materi serta tahapan yang di pelajari oleh seorang aktivis kampus,dan lain pula outputnya hingga tamatnya sampai di jenjang apa?

 

Apa manfaat menjadi aktivis kampus?

Membahas manfaat menjadi aktivis kampus memang akan menemukan jawaban yang beragam,namun secara umum ada tujuh manfaat menjadi aktivis kampus apa saja?

1.       Kepemimpinan

2.       Manajemen waktu

3.       Softskill

4.       Networking

5.       Kecerdasan sosial

6.       Manajemen mutu

7.       Manajemen konflik

 

 


1 komentar untuk "Apa dan bagaimana Aktivis Kampus ?"

  1. Manfaatnya sungguh luar biasa ya
    saya jadi pengen menjadi aktivis kampus ah

    BalasHapus